Dari berbagai material yang umum untuk dijadikan lapisan sebuah furnitur, HPL adalah salah satu material yang sangat baik untuk dipergunakan. HPL dapat melindungi bagian luar furnitur dan memberikan penampilan yang indah. Pada penggunaan HPL sendiri biasanya untuk material yang berbahan dasar dari kayu.

Hal ini disebabkan karena selain proses pemasangannya yang mudah. Material kayu juga bisa dengan cepat diperbaiki sehingga tidak memakan waktu lama. Tidak hanya di bagian dinding saja, penggunaan High Pressure Laminated juga bisa di benda lain seperti, meja, lantai dan peralatan lain.

Penggunaan HPL untuk Furnitur Kayu

Dalam dunia desain interior, HPL adalah bahan pelapis yang digunakan lapisan teratas atau finishing pada furnitur berbahan kayu, sehingga menampilkan tampilan yang halus namun bertekstur.

HPL sendiri terdiri dari beberapa lapisan yang dikompresi (dilaminasi) di bawah tekanan sangat tinggi, sehingga menciptakan lembaran penahan bentuk (HPL) yang sangat padat, keras dan bertesktur.

HPL sering digunakan pada furnitur seperti:

  1. Kitchen set (perangkat dapur),
  2. Nakas (meja samping tempat tidur),
  3. Wall panel (panel dinding) di belakang kasur,
  4. Kabinet,
  5. Lemari baju, dan hampir semua furnitur kayu menggunakan HPL.

Lembaran HPL terdiri dari serat kayu atau inti kertas dan 2 lapisan atas. Inti lembaran terdiri dari beberapa lapis serat kayu dan kertas yang direndam dengan resin fenolik.

Selama produksi, lapisan ini dikompresi di bawah tekanan tinggi dan suhu tinggi. Resin yang digunakan disebut termoset, ini berarti resin menjadi keras di bawah pengaruh panas.

Kenapa Lebih Baik Menggunakan HPL

Penggunaan HPL untuk furnitur tidak terlalu merepotkan, karena bahannya langsung ditempelkan ke permukaan kayu.

Oleh karena itu, keberadaan HPL dianggap mulai menggeser cat semprot duco atau melamik sebagai finishing sebuah furnitur, dan relatif lebih disukai dan banyak digunakan oleh perusahaan interior.

Bagi tukang kayu atau mebel, mengerjakan furnitur dengan HPL dianggap lebih mudah dibandingkan dengan kayu dan cat semprot duco.

Kamu perlu tahu bahwa HPL adalah material finishing yang cukup banyak keunggulan, seperti tahan gores dan kuat, resistensi infiltrasi, higienis, sangat tahan terhadap noda dan panas, anti statis, lebih sehat dan mudah dibersihkan serta dirawat.

Motif HPL 

HPL seperti HPL Pelangi punya berbagai motif. Motif yang beragam ini tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Motif HPL mulai dari solid color atau warna-warna polos, motif HPL kayu, sampai motif granit juga tersedia.

Tentunya motif HPL yang beragam ini karena kualitas HPL sendiri yang tidak bisa diragukan lagi.

Jika tertarik, kamu bisa melihat rangkaian motif HPL Pelangi di sini.

Berapa Harga Penggunaan HPL

HPL dijual dengan variasi bentuk dan ukuran yang berbeda, khususnya ukuran ketebalan. Ketebalan HPL yang beredar saat ini sebagian besar mulai dari 0.8 mm sampai dengan 1.5 mm.

Untuk ukuran lebar per lembar memiliki standar yang hampir sama untuk semua jenis merk HPL, yaitu dikisaran 122 cm hingga 244 cm. Harga HPL dibedakan berdasarkan lebar lembaran dan juga ketebalan HPL.

HPL Pelangi sebagai salah satu pionir merek HPL lokal punya beragam motif dan tekstur sesuai dengan kebutuhan furnitur. Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau, apalagi dengan adanya diskon dan promo gratis ongkir. Produk HPL Pelangi juga bisa dibeli melalui Tokopedia.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar HPL Pelangi, silakan hubungi kami di sini.

 

 

en_USEnglish
Open chat
Need Help?